Pelatihan IT Untuk Para Aktivis Dakwah Kampus

SCRN FIP UNM – Bismillah.Pelatihan IT yang dengan bertemakan “Karena Dakwah Tidak Harus di Mimbar” yang diadakan oleh Lembaga Dakwah Kampus Forum Study Islam Raudhatul Ilmi Universitas Negeri Makassar atau biasa disingkat LDK FSI RI UNM. Sebelumnya LDF SCRN FIP UNM sukses mengadakan pelatihan IT, maka dengan diadakannya pelatihan IT berikut ini, diharapkan akan menghasilkan para aktivis dakwah yang mahir dalam IT sehingga mampu menyebarkan kebaikan melalui teknologi saat ini. Info lebih lengkap silahkan lihat pamflet : 

LDF SCRN FIP UNM Mengadakan Pelatihan IT

SCRN FIP UNM – Bismillah. Lembaga Dakwah Fakultas Study Club Raudhatun Ni’mah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (LDF SCRN FIP UNM) mengadakan pelatihan IT dengan bertemakan “To be Professional Moslem Graphic Design & Editor”. Dalam pelatihan IT ini, diharapkan peserta nantinya mampu menjadi Muslim yang profesional dalam design grafis dan editor video, melihat perkembangan zaman yang pesat dan pemakaian teknologi semakin pesat, diharapkan seorang muslim tidak hanya luas dalam pengetahuan agama, namun luas akan wawasan ilmu pengetahuan umum, terkhusus pengetahuan tentang IPTEK. Untuk info lebih jelas, silahkan lihat pamflet dibawah ini. :

THE SCIENCE OF SHALAT

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim, hari ini kita akan membahas tentang hikmah waktu Shalat dan energi alam dalam ilmu sains.

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud ra, ia berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa sallam, ‘Wahai Rasulullah,, amal apakah yang paling mulia?’ Beliau bersabda, ‘Shalat di awal waktu.’ Aku kembali bertanya, ‘Lalu apa, wahai Rasulullah?’ Beliau bersabda, ‘Berbakti kepada orang tua.’ Aku bertanya lagi, ‘Kemudia apa lagi, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘jihad di jalan Allah’.” (HR. Bukhari-Muslim).

Kita mungkin pernah bertanya-tanya mengapa shalat harus dikerjakan sebanyak lima kali dalam sehari semalam dan sebaiknya dilakukan di awal waktu? Jawaban atas pertanyaan itu sangat terkait dengan rahasia di balik waktu-waktu di mana kita diperintahkan untuk mengerjakan shalat-shalat tersebut. Rahasia itu terungkap berdasarkan beberapa penelitian dan pengamatan para pakar di bidangnya.

Setiap peralihan waktu shalat sebenarnya bersamaan dengan terjadinya perubahan energi alam yang dapat diukur dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan  warna alam adalah sesuatu yang tidak asing bagi mereka yang akrab dengan dunia fotografi.

Pada waktu Subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam fisiologi, tiroid memiliki pengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rezeki dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur pulas pada waktu Subuh akan menghadapi masalah rezeki dan komunikasi. Hal ini terjadi karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika ruh dan jasad masih tertidur. Pada saat adzan Subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkat optimum. Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu ruku’ dan sujud.

Sumber :

Prof. Riset.Dr. Ir.H. Osly Rachman, Ms.- THE SCIENCE OF SHALAT-

THE SCIENCE OF SHALAT

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim, hari ini kita akan membahas tentang hikmah waktu Shalat dan energi alam dalam ilmu sains.

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud ra, ia berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa sallam, ‘Wahai Rasulullah,, amal apakah yang paling mulia?’ Beliau bersabda, ‘Shalat di awal waktu.’ Aku kembali bertanya, ‘Lalu apa, wahai Rasulullah?’ Beliau bersabda, ‘Berbakti kepada orang tua.’ Aku bertanya lagi, ‘Kemudia apa lagi, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab, ‘jihad di jalan Allah’.” (HR. Bukhari-Muslim).

Kita mungkin pernah bertanya-tanya mengapa shalat harus dikerjakan sebanyak lima kali dalam sehari semalam dan sebaiknya dilakukan di awal waktu? Jawaban atas pertanyaan itu sangat terkait dengan rahasia di balik waktu-waktu di mana kita diperintahkan untuk mengerjakan shalat-shalat tersebut. Rahasia itu terungkap berdasarkan beberapa penelitian dan pengamatan para pakar di bidangnya.

Setiap peralihan waktu shalat sebenarnya bersamaan dengan terjadinya perubahan energi alam yang dapat diukur dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan  warna alam adalah sesuatu yang tidak asing bagi mereka yang akrab dengan dunia fotografi.

Pada waktu Subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam fisiologi, tiroid memiliki pengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rezeki dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur pulas pada waktu Subuh akan menghadapi masalah rezeki dan komunikasi. Hal ini terjadi karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika ruh dan jasad masih tertidur. Pada saat adzan Subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkat optimum. Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu ruku’ dan sujud.

Sumber :

Prof. Riset.Dr. Ir.H. Osly Rachman, Ms.