Makanan Penunjang Daya Tahan Tubuh

Menjalani aktivitas sehari-hari sebagai mahasiswa memang tidaklah mudah. Banyak kegiatan-kegiatan, baik intrakampus maupun ekstrakampus, yang menjadi bagian dari kehidupan harian sebagai seorang mahasiswa. Menjalani sejuta aktivitas tersebut tentu membutuhkan daya tahan dan stamina yang kuat. Hal itu sangat dibutuhkan agar semua jadwal kegiatan yang telah diatur dapat terlaksana dan tidak terganggu akibat kesehatan yang menurun.

Berpijak dari kenyataan tersebut maka tim kami berinisiatif memberikan info seputar  makan penunjang daya tahan tubuh. Nah, Berikut ini 12 macam makanan yang dapat memperkuat daya tahan tubuh yang kami kutip dari situs ayahbunda.co.id

  1. Bayam hijau. Mengandung sekitar 1827 mikrogram vitamin A (dalam bentuk beta kariten) terdapat di dalam 100 gram bayam. Beta karoten berfunfi untuk melawan radikal bebas. Bayam juga mengandung bioflavonoids yang bila terdapat di jaringan tubuh untuk bekerja melawan karsinogen, atau dengan kata lain, mencegah kanker.
  2. Jamur. Mengandung selenium terlibat dalam aksi sel T serta sel NK yang menghancurkan sel-sel kanker atau sel-sel yang terinfeksi. Jamur jenis shiitake juga banyak mengandung kalsium, zat besi, fosfor, vitamin B2, B3 dan B12 juga banyak mengandung 16 kalori/hari untuk 68 gram jamur.
  3. Susu. Mengandung komposisi prebiotik, yang bermanfaat untuk mempertahankan fungsi saluran cerna. Itu karena, sistem pencernaan yang sehat adalah awal day atahan tubuh yang kuat. Manfaat prebiotik adalah mendukung pertumbuhan bakteri baik dan mencegah pertumbuhan bakteri jahat (patogen), memperkuat dinding saluran cerna dan membantu memproduksi vitamin K yang diperlukan dalam pembekuan darah. Susu juga mengandung lemak, protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, serta iodine dan olega-3. vitamin di dalam susu juga lengkapL vitamin A, B2, D, E dan K.
  4. Jeruk. Mengandung vitamin C yang banyak berperan dalam membangung daya tahan tubuh, di antaranya bersifat anti oksidan dan mampu melawan radikan bebas, serta meningkatkan produksi antibodi. Kandungan bioflavonoids dan karotenoid mencegah kanker. Jeruk juga mengandung asam folat (vitamin B9) yang penting dalam kehamilan karena mencegah kelainan bawaan pada bayi, seperti bibir summing. Kelainan langit-langit mulut, kelainan anggota tubuh dan kelainan jantung.
  5. Daging merah tanpa lemak. 100 gram daging sapi mengandung 4mg zinc (seng) yang bisa membentuk dna memperkuat daya tahan tubuh, proses pertumbuhan dna mempercepat penyembuhan luka. Juga mengandung sekitar 17 mg selenium yang berguna dalam produksi antibodi. Sumbe utama protein itu juga mengandung zat besi, vitamin B kompleks, vitamin A, lemak dan kalsium.
  6. Kentang. Mengandung vitamin B6 mengubah dan memcah protein, memegang peranan kunci dalam membentuk antobodi dan daya tahan tubuh. Juga mengandung vitamin C, tembaga, potasium, mangan dan karotenoid.
  7. Ikan tuna. Mengandung vitamin E untuk meningkatkan jumlah dan kualitas sel T, sel tubuh yang bertugas mendeteks melawan sel-sel bermutasi atau sel-sel yang sudah terinfeksi pathogen (kuman penyakit). Omega-3 di tuna 28 kali lebih banyak dari ikan air tawar. Fungsi omega-3 itu, menjaga kesehatan jantung, menurunkan tingkat ersiko asma, mencegah diabetes tipe 1 dan menjaga tulang. Tuna juga mengandung vitamin B3, B5, B1, selenium dan fosfor
  8. Stroberi. Vitamin C-nya memberi kekebalan terhadap infeksi, baik infeksi bakteri atau infeksi virus. Kandungan mangan diperlukan untuk penyembuhan luka secara efektif. Stroberi juga mengandung bioflavonoids yang berperan dalam mengatur pertumbuhan dan kematian sela yang senagat penting dalam pencegahan kanker
  9. Kiwi. Mengandung vitamin C dan E yang melindungi lemak di dalam tubuh dari kerusakan akibat radikan bebas. Demikian juga bioflavonoids-nya, menjadi antioksidan yang memberi perlindungan dari kerusakan iksidatif (kerusakan akibat radikan bebas). Biji kiwi menyediakan lemak yang dibutuhkan untuk penyerapan karotenoid. Selain itu, kiwi mengandung karotenoid, potassium, asam folat dan kalium
  10. Labu kuning atau labu parang. Vitamin A dan beta karotennya tinggi, terlibat dalam perlindungan tubuh. Beta karoten yang bila dicerna berubah menjadi vitamin A juga akan menstimulasi produksi sel NK untuk menghancurkan sel-sel terinfeksi atau sel-sel kanker. Labu kuning juga sumber vitamin C, zat besi dan kalium yang baik
  11. Keju. Mengandung magnesium, seng dan selenium yang berfungsi sebagai antioksidan dan membantu menangkal radikan bebas. Kandungan vitamin A membantu kerja kelenjar timus (thymus gland) dna terlibat dalam pembentukan sel pengganti (sehingga sel bisa terbelah normal dan tidak bermutasi). Keju membantu metabolisme bermacam zat gizi lewat kandungan riboflavin dan folat. Juga banyak mengandung kalsium, fosfor dan protein
  12. Telur. Mengandung iodine yang menstimulasi sel-sel Nk (natural killer cell atau sel pembunuh alami) di tubuh untuk melawan sel-sel jahat. Vitamin B6 bekerja mendukung sel B dan sel T, smeentara vitamin E meningkatkan konsentrasi sel T. protein telur membangun dan memperbaiki sel dan jaringan tubuh dan melawan infeksi. Telur juga mengandung vitamin A, B2 dan B12, selenium, fosfor dan zat besi.
semoga info di atas dapat memberikan banyak manfaat buat teman-teman tidak hanya bagi mahasiswa tapi juga masyarakat umum dalam menjalani aktivitas kesehariannya..,

sumber gambar : http://reogpo.blogspot.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s