Keutamaan Puasa

Ramadan (1)

SCRN FIP UNM – Bismillahirrahmanirrahim. Puasa merupakan salah satu ibadah yang memiliki banyak keutamaan. Apalagi puasa di bulan Ramadhan. Pembahasan kita kali ini adalah Keutamaan Puasa.

1. Puasa adalah jalan meraih takwa

Allah Ta’ala berfirman,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ١٨٣

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah: 183)

2. Puasa adalah penghalang dari siksa neraka

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya,

“Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari siksa neraka.”

(HR. Ahmad 3:396. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits tersebut shahih dilihat dari banyak jalan)

3. Amalan puasa akan memberikan syafa’at di hari kiamat kelak

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya,

“Puasa dan Al Qur’an itu akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari kiamatt kelak. Puasa akan berkata, ‘Wahai Rabbku, aku telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafa’at kepadanya’. Dan Al Qur’an pula berkata, ‘Aku telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafa’at kepadanya.’ Beliau bersabda, ‘Maka syafa’at keduanya diperkenankan.’ “

(HR. Ahmad 2: 174. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 984)

4. Orang yang berpuasa akan mendapatkan pengampunan dosa

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya,

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.”

(HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760)

5. Puasa menjadi pengekang syahwat

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya,

“Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah, maka menikahla. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.”

(HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400)

Yang dimaksud pemuda disini menurut ulama Syafi’iyah ialah orang yang telah baligh namun belum melampaui 30 tahun. Lihat Syarh Shahih Muslim, 9:154. Dan adapun makna dari ” baa-ah ” dalam hadits menurut Imam Nawawi, terdapat dua pendapat diantara para ulama, namun intinya kembali pada satu makna, yaitu sudah memiliki kemampuan finansial untuk menikah. Jadi bukan hanya mampu berjima’ (bersetubuh), tapi hendaklah punya kemampuan finansial, lalu menikah. Para ulama berkata, “Barangsiapa yang tidak mampu berjima’ karena ketidakmampuannya untuk memberi nafkah finansial, maka hendaklah ia berpuasa untuk mengekang syahwatnya.”

6. Pintu surga Ar Rayyan bagi orang yang berpuasa

Dari Sahl bi Sa’ad, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda yang artinya,

“Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut “ar rayyan”. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, “Mana orang yang berpuasa?” Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya.”

(HR. Bukhari no. 1896 dan Muslim no. 1152)

7. Orang yang berpuasa memiliki waktu mustajab terkabulnya do’a

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya,

“Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil dan do’a orang yang didzalimi.”

(HR. Ahmad 2:305. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih dengan berbagai jalan dan penguatnya)

Itulah beberapa keutamaan puasa, jadi marilah kita jalankan ibadah puasa ikhlas karena Allah dan semoga kita semua masuk dalam golongan orang-orang yang berpuasa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s