Kerusakan Perayaan Hari Valentine

Valentine, Benarkah Hari Kasih Sayang?

Sumber : rumaysho.com

SCRN FIP UNM – Bismillahirrahmanirrahim. Hari Valentine atau biasa juga disebut Valentine’s Day (bahasa Inggris) yang jatuh pada tanggal 14 Februari merupakan hari dimana para pemuda dan pemudi mewujudkan kasih sayang mereka kepada sang kekasih. Namun tahukah anda hari Valentine merupakan suatu perayaan yang merusak moral ? Sebelum menjelaskan kerusakan – kerusakan dari hari Valentine ini, kami jelaskan secara singkat sejarah hari Valentine. Baca lebih lanjut

Iklan

Daurah Tauhid

SCRN FIP UNM – Bismillahirrahmanirrahim. Tauhid adalah pegangan pokok dan sangat menetukan bagi kehidupan manusia, karena tauhid menjadi landasan bagi setiap amal yang dilakukannya. Hanya ala yang dilandasi dengan tauhidlah menurut tuntunan Islam yang akan mengantarkan manusia kepada kehidupan yang bak dan kebahagiaan yang hakiki di alam Akhirat nanti. Allah Azza wa jalla berfirman yang artinya :

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”

(QS. An-Nahl: 97)

Untuk lebih mendalami seputar Tauhid silahkan ikuti Daurah Tauhid yang diadakan oleh FSI RI UNM.

Hukum Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru dalam Islam

SCRN FIP UNM – Bismillahirrahmanirrahim. Hari yang telah ditunggu oleh umat Nashrani semakin dekat yaitu Hari Natal dan Tahun Baru. Tanda – tandanya telah bermunculan yaitu adanya berbagai pernak – pernik yang dipasang di tempat umum.

Bagaimanakah Islam menyikapi hal tersebut dan apakah kita sebagai muslim boleh mengucapkan selamat kepada mereka ? Saksikan video berikut atau anda bisa temukan penjelasannya disini Baca lebih lanjut

FSI RI UNM gelar Kajian Tauhid untuk Hilangkan Aksi Kekerasan di UNM

logo riSabtu, 28 Desember 2013 yang bertepatan dengan 25 safar 1435 H, Forum Studi Islam Raudatul Ilmi Universitas Negeri Makassar atau yang biasa disingkat dengan FSI RI UNM melaksanakan “Daurah Tauhid”  atau yang bahasa umumnya lebih dikenal dengan kajian Tauhid. Acara yang dilaksanakan di FSI RI bekerja sama dengan Forum Muslimah Ulul Ilmi UNM Makassar ini sendiri dilaksanakan di Mesjid Ulul Albab Kampus UNM Parang tambung dan menghadirkan dua orang narasumber, yakni Ustadz Ihsan Zainuddin, Lc, M.Si yang merupakan penulis dan penerjemah buku-buku Islami. Sedangkan pemateri yang kedua adalah Ustadz Muhammad Yusran Ansar, Lc, M.A yang merupakan Mudir (pimpinan) Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab (STIBA) Makassar.

Tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut seperti yang diungkapkan oleh ketua panitia, Nuzul Haq, dalam laporannya adalah untuk menanamkan nilai-nilai Tauhid kepada mahasiswa muslim yang ada di UNM, karena hanya dengan Tauhidlah kejayaan UNM akan diraih. Bahkan dengan Tauhidlah, yang menjadi tujuan dakwah para Nabi dan Rasul, keterpurukan Indonesia bisa dituntaskan.

Acara yang dimulai sejak pukul 08.30 pagi dan dihadiri sekitar 500an peserta dari berbagai kalangan, Mahasiswa, Akademisi, hingga masyarakat umum ini dibuka langsung oleh Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan UNM, Bapak Prof. Dr. H. Heri Tahir, S.H., M.H yang juga merupakan ketua dewan Pembina FSI RI UNM.

Dalam sambutannya, Prof Heri Tahir mengucapkan banyak terima kasih kepada FSI RI UNM atas inisiatif-inisiatif kegiatan yang senantiasa dilaksanakan oleh FSI RI UNM, termasuk kegiatan Kajian Tauhid kali ini. Ia berharap melalui forum-forum seperti inilah aksi-aksi kekerasan di kampus orange ini perlahan dapat dihilangkan. “sekarang kalau kita menyebut nama UNM, maka stigma-stigma negative yang selalu muncul di Masyarakat, ini yang sekarang sudah sangan sulit dihilangkan” ungkap Heri Tahir di sela-sela sambutannya.

Heri tahir juga mengharapkan bahwa kegiatan seperti ini juga mampu melahirkan mahasiswa yang memiliki akhlak yang baik dalam bertindak dan bertutur kata. Karena percuma saja jika mahasiswa memiliki kecerdasan secara intelektual namun kering dari segi akhlak.

Daurah Tauhid sehari ini berlangsung hingga pukul 14.00 wita, dan diakhiri dengan penggalangan dana untuk membantu program-program dakwah FSI RI UNM yang kini tidak hanya merambah UNM dan Kota Makassar saja, namun telah merambah beberapa daerah di kawasan timur Indonesia, seperti Sorowako dan Manado. (AMR/fip)