Adab Makan Sehat Ala Rasulullah

107700_nasi-goreng_663_382

SCRN FIP UNM – Bismillahirrahmanirrahim. Makan merupakan aktivitas yang tidak bisa kita tinggalkan karena dengan melalui makan, maka tubuh kita mendapatkan energi untuk beraktivitas sehari – hari. Islam adalah agama yang indah karena telah mengatur semuanya, terkhusus disini cara makan yang baik. Begitu banyak sekarang ummat muslim yang cara makannya tidak sesuai dengan apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah.

Berikut ini adab – adab makan yang sehat ala Rasulullah Baca lebih lanjut

Pola Hidup Sehat Rasulullah

SCRN FIP UNM – Bismillahirrahmanirrahim. Sehat ala Rasulullah, ya Rasulullah bukan hanya sebagai contoh dalam hal ibadah, namun juga contoh dari segi pola hidup sehat, karena semasa beliau masih hidup, Rasulullah hanya sakit sebanya 2 kali, yaitu pada saat diracuni oleh wanita Yahudi dan pada saat menjelang wafatnya.

Baiklah, berikut ini pola – pola hidup sehat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam  Baca lebih lanjut

Bahaya Penyakit Hasad

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ، فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ

“Hati-hati kalian dari sifat hasad, karena hasad itu memakan kebaikan sebagaimana api melalap kayu bakar.”

Sifat hasad itu adalah sifat yang jelek dan sebenarnya menyakiti dan menyiksa pemiliknya sebelum ia menyakiti orang lain. Maka sepantasnya seorang mukmin dan mukminah berhati-hati dari hasad, dengan memohon pertolongan dan pemaafan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Seorang mukmin harus tunduk berserah diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala -demikian pula seorang mukminah- dengan memohon dan berharap kepada-Nya agar menghilangkan hasad tersebut dari dalam hatinya, sehingga tidak tersisa dan tidak tertinggal sedikitpun. Karena itu, kapanpun anda merasa ada hasad menjalar di hati anda, hendaklah anda paksa jiwa anda untuk menyembunyikannya dalam hati tanpa menyakiti orang yang didengki, baik dengan ucapan ataupun perbuatan. Wallahul musta’an.”

bila anda merasa ada hasad yang timbul maka paksa jiwa anda untuk melawannya. Sembunyikan hasad tersebut, jangan melakukan suatu perbuatan yang menyelisihi syariat. Jangan anda sakiti orang yang anda hasadi, baik dengan ucapan ataupun perbuatan. Mohonlah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, agar menghilangkan perasaan itu dari hati anda niscaya hal itu tidaklah memudaratkan anda. Karena jika (dalam hati) seseorang tumbuh hasad namun ia tidak melakukan apapun sebagai pelampiasan hasadnya itu maka hasad itu tidaklah memudaratkannya. Selama ia tidak melakukan tindakan, tidak menyakiti orang yang didengkinya, tidak berupaya menghilangkan nikmat dari orang yang didengkinya, dan tidak mengucapkan kata-kata yang menjatuhkan kehormatannya. Hasad/rasa dengki itu hanya disimpan dalam dadanya. Namun tentu saja orang seperti ini harus berhati-hati, jangan sampai ia mengucapkan kata-kata atau melakukan perbuatan/tindakan yang memudaratkan orang yang didengkinya.

Iri, dengki atau hasad –istilah yang hampir sama- berarti menginginkan hilangnya nikmat dari orang lain. Asal sekedar benci orang lain mendapatkan nikmat itu sudah dinamakan hasad, itulah iri. Kata Ibnu Taimiyah, “Hasad adalah sekedar benci dan tidak suka terhadap kebaikan yang ada pada orang lain yang ia lihat.” Hasad seperti inilah yang tercela. Adapun ingin agar semisal dengan orang lain, namun tidak menginginkan nikmat orang lain hilang, maka ini tidak mengapa. Hasad model kedua ini disebut oleh para ulama dengan ghibthoh. Yang tercela adalah hasad model pertama tadi. Bagaimanakah bentuk ghibtoh atau iri yang dibolehkan? Simak dalam tulisan sederhana berikut ini.

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِى اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالاً فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِى الْحَقِّ ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ ، فَهْوَ يَقْضِى بِهَا وَيُعَلِّمُهَا

Tidak boleh hasad (ghibtoh) kecuali pada dua orang, yaitu orang yang Allah anugerahkan padanya harta lalu ia infakkan pada jalan kebaikan dan orang yang Allah beri karunia ilmu (Al Qur’an dan As Sunnah), ia menunaikan dan mengajarkannya.”

dikutip dari : rindusunnah.com dan muslim.or.id

image source : rudhidayat.wordpress.com

Efek Negatif Begadang

Begadang mengerjakan tugas bagi mahasiswa atau pelajar kadang menjadi hal lumrah. Kesibukan disiang hari dengan seabrek aktivitas menyebabkan waktu yang tersisa dimalam hari dimaksimalkan hingga pagi. Alhasil begadang hingga larut malam bahkan tidak tidur semalam suntuk tak jarang harus dilakukan.

Begadang mengerjakan tugas dan tidak terlalu sering mungkin tidak akan berefek negatif bagi diri kita, namun apa jadinya kalau kita terlalu sering begadang bahkan telah mengalami susah tidur akibat sering begadang? apalagi jika malam yang dilewati tanpa istirahat hanya dihabiskan dengan ngumpul ngalur ngidul dengan teman-teman, gosip sana-sini, nyanyi tidak jelas, bahkan mengganggu orang lain tentu adalah sebuah kesia-siaan.

berikut ini ada beberapa penyakit yang dapat ditimbulkan akibat kebiasaan susah tidur yang kami kutp dari detikhealth Ahad (06/05/2012):

1. Penyakit jantung
Dalam sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam jurnal Sleep, peneliti di West Virginia University School of Medicine meninjau data dari 30.397 orang yang berpartisipasi dalam studi 2005 National Health Interview.

Peneliti menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 7 jam setiap malam mengalami peningkatan risiko penyakit jantung. Secara khusus, wanita di bawah 60 tahun yang tidur 5 jam atau kurang setiap malam, memiliki risiko dua kali lipat untuk mengembangkan penyakit jantung.

2. Diabetes
Berdasarkan sebuah studi dalam jurnal Diabates pada 2011, peneliti dari Universitas Chicago dan Universitas Northwestern menemukan penderita diabetes tipe 2 yang kurang tidur di malam hari memiliki tingkat glukosa 9 persen lebih tinggi, tingkat insulin 30 persen lebih tinggi dan tingkat resistensi insulin 43 persen lebih tinggi.

Penderita diabetes dengan insomnia bahkan kondisinya lebih buruk, tingkat glukosanya bisa 23 persen lebih tinggi, tingkat insulinnya 48 persen lebih tinggi dan tingkat resistensi insulinnya 82 persen lebih tinggi daripada penderita diabetes yang tidak memiliki insomnia.

3. Kanker payudara
Peneliti di Tohoku University Graduate School of Medicine in Sendai, Jepang, mempelajari data dari hampir 24.000 wanita usia 40 tahun hingga 79 tahun dan mengetahui bahwa wanita yang tidur kurang dari 6 jam semalam memiliki risiko 62 persen lebih tinggi untuk kanker payudara.

4. Masalah pada saluran kemih
Dalam temuan dipresentasikan pada pertemuan American Urological Association, peneliti di New England Research Institute di Watertown, MA, meninjau data dari 4.145 pria paruh baya dan perempuan.

Hasilnya, lima tahun mengalami tidur gelisah atau terlalu sedikit (kurang dari 5 jam per malam) bisa meningkatkan 80 hingga 90 persen risiko seorang wanita terbangun di malam hari untuk buang air kecil (nokturia) atau menjadi mengompol.

Peneliti berteori bahwa kurang tidur menyebabkan peradangan, yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah pada saluran kemih.

5. Kanker usus besar
Dalam sebuah studi pada 1.240 orang yang dipublikasikan pada 2011, peneliti dari Case Western University menemukan orang yang tidur kurang dari 6 jam per malam, 47 persen lebih berisiko memiliki polip kolorektal, yang bisa menjadi kanker, dibandingkan orang-orang yang memiliki jam tidur setidaknya 7 jam.

6. Kematian
Sebuah studi 10 tahun dari 16.000 orang oleh para peneliti di University of Copenhagen menghubungkan antara kurang tidur dan peningkatan risiko kematian. Hasilnya, ternyata pria yang melaporkan tidur buruk, khususnya di bawah 45 tahun, memiliki dua kali lipat risiko kematian dibandingkan pria yang cukup tidur.

Dan pria yang memiliki tiga atau lebih gangguan tidur malam memiliki risiko bunuh diri lima kali lebih tinggi dibandingkan pria yang tidurnya tidak terganggu.

image source :dunia-hijau-phoenix.blogspot.com